Selasa, 03 Januari 2017

SUPER JEALOUS

Cast : Arioka Daiki & Takaki Yuya
Genre : Romance
Rate : T

Daiki kesal setengah mati. Dia terus menerus menusuk boneka berbentuk manusia yang bertuliskan 'Takaki Yuya' dengan paku. Ribuan kata kutukan mengalir dari mulutnya.

"Baka!!! Kenapa malah Yamada?"

Ya. Daiki kesal setengah mati karena Takaki akhirnya pergi kencan dengan Yamada. Padahal Daiki sudah memberikan kode yang tak terhitung jumlahnya. Bahkan hampir seluruh semesta mungkin bisa tahu siapa yang disukai Daiki.

Hari ini, tepat hari ulang tahun Daiki. Sudah dari seminggu sebelumnya dia mengatakan pada Takaki kalau dia ingin kencan. Untuk menghindari Takaki lupa, setiap saat Daiki selalu menyinggung kata 'kencan'. Dan Daiki optimis kalau mereka akan kencan karena Takaki selalu mengatakan 'iya, nanti kita pergi'. Daiki pun kesenangan dan tidak sabar menanti hari ini.

Kesenangan Daiki berubah total saat dia mengetahui Takaki pergi dengan Yamada. Daiki langsung menghubungi Takaki untuk minta kejelasan. Tapi Daiki malah semakin bete karena Takaki memutus teleponnya.

"Kenapa dia harus pergi dengan si pendek itu sih? Dia gemuk. Pendek lagi. Enggak ada bagusnya sama sekali" gerutu Daiki kesal.

"Kau tidak sadar kalau kau sama pendek dan gemuknya daripada dia?"

Daiki terkejut ketika mendapati Takaki berdiri di pintu kamarnya. Dia langsung membuang muka ketika melihat Takaki.

"Kenapa kau disini?! Pergi!!! Pergi sana dengan Yamada!!!" usir Daiki sambil melempar bantal dan barang-barang yang ada disekitarnya.

"Kau ini..... pencemburu kelas kakap ya?" gerutu Takaki sambil bersusah payah menghindari barang-barang yang melayang ke arahnya.

"Siapa?!" teriak Daiki.

"Kau!" tunjuk Takaki. "Aku cuma kebetulan bertemu Yamada. Aku mengantarnya ke suatu tempat karena dia kesasar"

"Bohong! Aku melihat kalian berdua bergandengan tangan sambil tertawa riang"

Takaki menggaruk kepalanya. "Daiki... kau memang berbahaya saat cemburu. Saat cemburu delusimu jadi bertambah buruk" Takaki menghela nafas. "Aku cuma mengobrol biasa dengannya"

"Bohong!!! Bohong!!!"

"Yasudah kalau tidak percaya" Takaki membalikkan badannya dan melangkahkan kakinya keluar. "Kencan kita hari ini batal"

"EH?!" Daiki berseru. "Tidak mau!!! Ayo pergi! Kita harus pergi! Kau sudah janji!!!"

"Kalau kau masih merengek dan mengutuk diriku disana, akan kutinggalkan kau sendirian disini!" ancam Takaki.

Sedetik kemudian, Daiki sudah menggandeng tangan Takaki dan menyeretnya keluar. Takaki cuma diam dan membiarkan Daiki melakukan apapun yang dia mau.

"Dasar tsundere..." gumam Takaki.

END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar