Sabtu, 12 Desember 2015

A LOUD DAY OF JUMP

Genre : Comedy (failed XD), Drama

Hari ini adalah hari yang cukup melelahkan bagi member JUMP. Latihan konser yang mereka lakukan hari ini cukup keras. Sebenarnya hari ini tidak jauh beda dengan hari yang lain, tapi karena padatnya kegiatan yang mereka jalani akhir-akhir ini, membuat tubuh mereka cepat mengalami kelelahan.

Di sebuah ruangan yang cukup besar dan luas, terdapat 5 orang lelaki muda sedang beristirahat sambil melakukan kegiatan masing-masing. Yup, member BEST sedang beristirahat sambil menunggu member 7 selesai latihan.

Inoo sedang duduk di sofa sambil menyandarkan tubuhnya. Baginya, latihan Kali ini cukup melelahkan. Staminanya tidak sama dengan member yang lain. Semua member JUMP tahu itu. Bahkan mungkin seluruh anggota JE tahu kalau dia paling lemah di JUMP.

Yabu sedang terfokus di salah satu meja dengan tumpukan buku tebal yang ada di dekatnya. Tugas kuliahnya belum selesai dan dia memutuskan untuk mengerjakannya di sela latihan mereka. Dia tidak mau kalah dengan Inoo yang bisa melakukan keduanya, kuliah dan pekerjaan, dengan baik.

Hikaru dan Daiki tampak asyik berbincang sambil mendengarkan musik lewat headset di masing-masing telinga. Sepertinya mereka berdebat mengenai artist dan lagu yang sedang mereka dengarkan. Sesekali mereka terdiam sambil mencerna lirik lagu yang mereka dengarkan.

Takaki, member BEST terakhir yang ada di ruangan itu, tampak asyik mengetik sesuatu di hpnya. Sesekali dia tersenyum dan mengetik balasan email dengan bersiul kecil. Inoo yang sedari tadi memperhatikan Takaki, tersenyum kecil saat melihat ekspresi Takaki yang selalu berubah. Baginya, Takaki membawa hiburan tersendiri. Dia tidak bosan melihat Takaki.

Inoo terperanjat saat Takaki tiba-tiba berdiri lalu menggaruk tubuhnya. Mukanya berubah menjadi pucat. Takaki bahkan mulai menggeliat.

"Takaki is so cute", gumam Inoo yang justru merasa Takaki sangat lucu saat ini.

"Kenapa Takaki?", tanya Hikaru yang juga menyadari tingkah aneh Takaki. Daiki juga melihat Takaki, menunggu jawaban.

Takaki tidak menjawab. Sebagai gantinya, dia malah semakin pucat saat tangannya meraih sesuatu di balik bajunya.

"WAAAAA!!!!!!!!!!!"

Semua yang ada di ruangan itu terperanjat. Yabu bahkan hampir mencoret tulisannya karena kaget dengan teriakan Takaki. Yabu menoleh kesal ke arah Takaki dan berniat memarahinya karena telah mengganggu konsentrasinya.

"TAKAKI!!! APA YANG----"

Yabu tidak bisa meneruskan kalimatnya saat dia melihat Takaki mulai bergeliat dan melepas bajunya. Yabu kini bisa melihat dengan jelas punggung Takaki yang sebelumnya tertutup oleh baju.

"Yabu! Singkirkan dia dariku!", pinta Takaki.

Yabu terdiam dan hanya memandangi punggung Takaki.

"YABU!!!", teriak Takaki lagi.

"Kau punya tubuh yang bagus, Takaki..."

Takaki tertegun saat mendengar jawaban yang tidak disangka dari Yabu. 3 member yang lain juga sama-sama melongo mendengarnya.

"Inoo!!! Yabu selingkuh! Dia menduakanku dengan Takaki", Hikaru memulai aktingnya. Dia memeluk Inoo dan Inoo pun menepuk punggung Hikaru. Inoo juga ikut berakting dengan Hikaru.

"Takaki... Tidak kusangka kau selama ini selingkuh dengan papa....", Daiki mulai ikut dalam drama.

"APA?! Aku tidak selingkuh dengan Yabu! Yang lebih penting, singkirkan serangga ini dariku!!!!"

"Berhentilah berakting Takaki. Tidak ada apapun di tubuhmu", balas Yabu yang kini mulai tersadar setelah terpesona dengan tubuh indah Takaki.

"TIDAK MUNGKIN! SERANGGA ITU ADA DISANA! AKU MERASAKANNYA SAAT DIA MERAYAP DI TUBUHKU!"

Inoo menutup kedua telinganya karena teriakan Takaki. "Dia benar Takaki, serangga itu sudah pergi", Inoo menunjuk ke arah Daiki. "Serangga itu sekarang ada di dalam baju Daichan"

"APA?!", kali ini giliran Daiki yang kaget. Sama seperti Takaki, Daiki mulai melepas bajunya, memperlihatkan tubuhnya yang sedikit berisi kepada yang lain.
"Tapioka... Kau butuh diet. Perutmu jauh lebih besar dari Takaki", komentar Hikaru.

"Oi!", protes Daiki. "Huwaa!!!!", Daiki mulai berlarian saat dia merasa serangga itu mulai bergerak di tubuhnya.

"Hoi, Arioka. Jangan kemari. Jangan kemari. SUDAH KUBILANG JANGAN KEMARI!!!"

Takaki menjerit saat Daiki mendekatinya. Takaki mulai berlari menjauhi Daiki. Tapi Daiki juga mulai mengejarnya. Terjadi kejar-kejaran antara Takaki dan Daiki di ruangan itu. Inoo dan Hikaru terus tertawa tanpa henti melihat tingkah konyol pasangan baka itu. Sedangkan Yabu hanya menghela nafas saat dia sadar kalau dia tidak mungkin melanjutkan tugasnya dengan semua kebisingan ini.

BRUGH.

Daiki berhasil memojokkan Takaki. Keduanya terjatuh ke lantai dengan posisi Takaki di bawah dan Daiki diatasnya. Dan keduanya sama-sama tidak memakai baju atasan.

"Arioka. Lepaskan aku!", Takaki berusaha mendorong Daiki supaya menjauh darinya.

"Singkirkan serangga itu dulu", Daiki semakin mempererat pelukannya dan menyembunyikannya wajahnya di dada Takaki.

"Lepaskan aku, Arioka!"

"Tidak mau!"

"Lepas!"

Inoo semakin memperkeras tawanya. Air matanya bahkan sampai keluar karena terlalu banyak tertawa. Dia bahkan menyembunyikan wajahnya di tubuh Hikaru untuk meredam suara tawanya, tapi tidak berhasil. Alhasil, Hikaru juga ikut tertawa bersama Inoo.

Yabu menghela nafas. Dia berjalan ke arah Takaki dan Daiki untuk menyingkirkan serangga itu.

"KABU-CHAN! KABU-CHAN! APA DIANTARA KALIAN ADA YANG MELIHAT KABU-CHAN?"

Kedatangan Yuto yang tiba-tiba mampu membuat keheningan sejenak di ruangan itu. Yuto lalu melihat ke arah Takaki dan Daiki. "Apa yang kalian--- UWAAAH!!! KABU-CHAN! KAU ADA DISINI RUPANYA!". Yuto terperanjat senang saat melihat serangga yang ada di kepala Daiki. Dia langsung berusaha menangkap serangga itu, tapi kini serangga itu terbang meninggalkan Yuto.
"KABU-CHAN! TUNGGU!"

Takaki dan Daiki menarik nafas lega. Teror yang menghantui mereka berdua telah pergi. Dalam hati Takaki mengutuk Yuto karena sudah membawa piaraannya kemari.

CKLIK.

Sebuah sinar flash menyala. Takaki dan Daiki langsung melihat ke arah asal sinar itu berasal dan menemukan Chinen sedang berjongkok di dekat mereka sambil memegang HP.

"Chii? Apa yang kau lakukan?", Daiki mulai bangkit tapi posisinya masih berada di atas tubuh Takaki.

"Stop! Berhenti!", perintah Chinen. Suara kamera terdengar lagi. "Ini foto yang bagus. Uke yuyan dan seme Daichan. Ini jauh lebih menarik Dari foto Ryosuke yang itu"

"Oi Chii, kau belum menghapusnya?", Yamada tiba-tiba masuk dan pandangannya langsung tertuju pada Takaki dan Daiki. "Kalian lebih baik melakukannya di rumah. Jangan disini"

"Oi! Jangan salah paham", Daiki langsung berdiri. "Chii! Hapus foto itu sekarang juga!"

"Eh??? Kenapa? Kau selalu protes karena aku tidak menyimpan satupun fotomu"

"Tapi bukan foto yang seperti itu"

"Foto apa sih?", Inoo tiba-tiba ikut dalam pembicaraan. Chinen menunjukkan foto itu pada Inoo, Inoo langsung tertawa lagi. "Ahahaha... Orang pasti akan salah paham saat melihat foto ini. Chinen, kirimkan juga padaku. Aku juga mau menyimpannya"

"Kalian...", geram Daiki. "Chii! Hapus foto itu sekarang juga!"

"Yadaaa~~~"

Dan kejar-kejaran kembali dimulai. Kali ini Daiki mengejar Chinen. Takaki terlalu capek sehingga dia sama sekali tidak peduli apa yang terjadi. Takaki hanya bersyukur karena serangga itu telah pergi.

"Ada apa sih? Kenapa ramai sekali?"

Keito yang baru saja berkumpul karena baru membeli minuman merasa heran saat mendengar kegaduhan dan penasaran apa yang sedang terjadi. Dia melihat ke sekeliling ruangan dan sama sekali tidak bisa menyimpulkan apa yang terjadi.
"KABU-CHAN! Keito, tangkap dia!"

Keito langsung reflek mengatupkan kedua tangannya saat melihat ada sesuatu yang mendekat.

"Yokatta.. Terima kasih Keito"

"Douita", Keito membuka tangannya tapi begitu sadar apa yang sudah ditangkap olehnya. Keito langsung kehilangan kesadaran.

BRUGH. Keito pingsan.

"Keito!", jerit Yamada

"KABU-CHAN!", jerit Yuto saat melihat serangga piaraannya terbang lagi. Sekali lagi, Yuto berlari untuk menangkap piaraannya.

Yabu yang hanya melihat semua itu hanya bisa menghela nafas panjang.

"1 lagi hari yang berisik di JUMP", gumam Yabu.

END

Note : semua hal yang ada di ff ini kuambil dari interview majalah dan fanreport lo... Jd sebagian besar adalah fakta, tapi ada sedikit penambahan. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar