Sabtu, 08 Agustus 2015

PET MASTER

Genre : Supernatural, Fantasy, Mystery

Mouse 

Yamada POV 

Aku masih tertegun melihatnya. Badanku terasa kaku. Berkali-kali aku mengucek mataku karena tidak percaya. Bahkan aku mencubit lenganku sendiri. 

Sakit. 

Ah, ternyata ini bukan mimpi. Ini nyata. 

Berarti yang kulihat saat ini adalah kenyataan. 

Aku melihat teman sekelasku, Chinen, sedang berbicara dengan seekor tikus. 

Ya. Tikus. 

Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Berpikir keras mencari alasan yang memungkinkan apa yang sebenarnya terjadi. Apa alasan yang jelas kenapa Chinen bisa berbicara dengan seekor tikus? 

Ingatanku berputar kembali saat Chinen pertama Kali datang ke sekolah ini. 

Chinen Yuri, itu nama lengkapnya, adalah seorang murid baru. Dia dan Nakajima Yuto, nama murid baru satu lagi, baru masuk ke sekolah ini saat sekolah sudah memasuki tengah semester 2. Ini hal yang cukup aneh. Biasanya murid baru akan masuk saat awal semester. Tapi mereka Malah masuk saat sudah pertengahan. 

Beberapa siswa tampak menggunjing tentang mereka. Gosip awal yang beredar, kalau mereka terpaksa dikeluarkan Dari sekolah karena mereka adalah murid bermasalah. 

Tapi, dalam sekejap hal itu berubah. Mereka adalah orang yang baik. Tidak ada sedikitpun tingkah mereka yang bisa dikatakan 'bermasalah'. Aku pun bisa berteman dengan mereka. 

Aku sedikit tertarik pada mereka. Pada saat awal mereka datang kemari, aku menanyakan pada mereka apa mereka saling mengenal? Mereka menjawab 'Tidak'. Tapi sesekali aku memergoki mereka berdua berbicara secara sembunyi-sembunyi dengan muka yang cukup serius. Sekilas aku bisa mengerti kalau mereka sudah saling mengenal satu sama lain. 

"Bagaimana dengan Yamada? Dia cukup dekat denganmu dan aku" 

Aku refleks bersembunyi saat namaku disebut oleh Yuto. Lagi-lagi, mereka berdua berbicara secara sembunyi-sembunyi. 

"Tidak. Yuya dan Inoo bilang kalau mereka tidak bereaksi terhadapnya" 

Yuya dan Inoo? Kalau tidak salah, itu nama anak baru yang ada di kelas Daichan, kakak kelasku dan tetanggaku. Mereka berdua juga masuk bertepatan dengan Chinen dan Yuto masuk. Apakah mereka berempat berhubungan? 

Kepalaku dipenuhi misteri tentang mereka. Misteri baru mucul saat kini aku melihat Chinen sedang berbicara dengan seekor tikus di ruang laboratorium. 

Siapa mereka?

---***---

CAT 

Yabu POV 

"Sudah kubilang kalau aku tidak suka itu kan?" 

Lagi-lagi. 2 orang itu bertingkah lagi. Setiap harinya mereka selalu beradu mulut. Itu seperti sudah rutinitas setiap hari. 

Aku menatap ke arah Daiki yang ada di sebelahku. Daiki langsung mengangguk mengerti. Dia kemudian menarik Inoo, salah satu anak yang sedang beradu mulut untuk menjauh Dari Yuya, lawannya. 

Inoo Kei dan Takaki Yuya. Keduanya adalah murid baru di sekolah ini. Mereka masuk secara bersamaan. Mereka tidak ada hubungan darah. Mereka juga tidak terlihat akrab. Lalu, mengapa mereka pindah kesini bersama-sama? 

Aku melihat ke arah Inoo yang sedang ditenangkan oleh Daiki. Sekilas, kedua mata kami bertemu. Aku merasa kalau mata itu terlihat seperti sedang membaca pikiranku. 

Aku sedikit tertarik dengan Inoo. Suka? Bukan. Ini bukan perasaan romantis seperti itu. Ada hal yang membuatku tertarik padanya. 

Inoo adalah anak yang jenius. 

Dia bisa menjawab segala pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. Yap. Semuanya. Tidak ada yang tidak bisa dijawab olehnya. 

Inoo adalah anak pemalas. 

Dia terus saja tidur selama pelajaran. Dia hanya bangun saat istirahat saja. Selebihnya dia tidur. Para guru tidak mempersalahkannya. Karena sudah terbukti kalau dia jenius. 

Inoo memiliki kemampuan pendengaran yang cukup bagus. 

Pernah tanpa sengaja aku membicarakan tentang dia bersama dengan temanku. Beberapa saat kemudian, dia datang menghampiriku dan mengatakan hal yang kubicarakan. 

"Darimana kau tahu?", tanyaku 

"Aku mendengarnya sendiri tadi", jawabnya. 

"Darimana? Aku tidak melihatmu di dekat sini tadi" 

"Di kelas. Tadi aku mendengar kalian Dari kelas" 

Sontak aku terkejut. Aku berbicara dengan temanku di lantai 1. Tapi kelas kami ada di lantai 3! Bagaimana dia bisa mendengar kami dari jarak sejauh itu? 

Inoo juga anak yang lincah dan memiliki refleks yang bagus. Tidak ada olahraga yang tidak bisa dilakukan olehnya, kecuali 1 hal. Inoo tidak bisa berenang. Dia hanya diam di pinggir kolam saat pelajaran renang. 

Satu hal yang membuatku bingung, adalah reaksi Hikaru pada Inoo. Reaksi alergi Hikaru selalu muncul saat Inoo ada di dekatnya. Padahal alergi yang dimiliki Hikaru adalah alergi kucing. 

Mataku dan Inoo bertemu sekali lagi. Bola mata berwarna hitam itu tampak sangat indah. Bagaikan mutiara hitam yang berasal Dari laut yang paling dalam. 

Aku pernah melihat mata itu. Dimana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar