Cast : Hey! Say! BEST
Genre : ??? (Maybe Comedy, maybe not)
5 orang cowok tanggung sedang asyik berkumpul dalam sebuah kamar. Yabu, Takaki, Inoo dan Hikaru malam ini berencana menginap di rumah Daiki. Awalnya mereka berniat menginap di rumah Hikaru, tapi karena hari sudah terlalu malam dan mereka sudah cukup lelah setelah capek berkeliling kota, akhirnya mereka memutuskan untuk menginap di rumah Daiki yang cukup dekat dengan lokasi mereka terakhir.
Mereka berlima masih bingung bagaimana caranya mereka berlima tidur. Kamar Daiki sebenarnya tidak terlalu sempit dan cukup puas. Akan tetapi, kamar itu kini terlihat sempit dengan kehadiran 5 orang.
"Kau tidur saja diatas Daichan. Karena kami menumpang disini, kami berempat tidur di bawah saja", ucap Yabu memutuskan.
"Tapi, aku tidak enak dengan kalian... Aku ikut tidur di bawah saja", Daiki merasa segan membiarkan keempat temannya tidur di bawah.
"Kalau kau ikut tidur di bawah, kami yang kesempitan. Sudahlah kau tidur di atas saja", tambah Inoo diikuti dengan anggukan Yuya dan Hika.
Daiki pun menyerah. Dia berbaring tidur di atas. Dia kemudian melihat teman-temannya yang sibuk dengan urutan tempat tidur. Setelah melakukan hompimpa dan suit, mereka berempat pun sudah mendapatkan posisi tidur masing-masing.
Hika harus tidur di samping pintu karena dia kalah. Secara berurutan posisi tempat tidur mereka dimulai Dari Hika adalah Yabu, Yuya, dan Inoo. Karena Inoo selalu menang, makan dia pantas mendapatkan tempat di dekat AC.
"Nah, Ayo tidur", ucap Yuya sambil melepas atasannya. Ini sudah kebiasaan Yuya sebelum tidur. Seluruh member BEST tahu itu.
Hika berbaring menghadap pintu. Yabu berbaring telentang sambil mengenakan penutup kepala. Yuya dan Inoo tidur saling berhadapan satu sama lain. Daiki yang melihat posisi tidur teman-temannya mulai sedikit resah. Apalagi saat melihat posisi Yuya dan Inoo yang sangat dekat. Berkali-kali dia berusaha memejamkan mata, tapi matanya terus terfokus pada Inoo dan Yuya.
Karena tidak Tenang, Daiki pun memutuskan untuk membangunkan Yuya. Daiki mencubit pelan kaki Yuya. "Yuya... Sst.. yuya", bisik Daiki pelan.
"Hng? Daichan? Ada apa?", ucap Yuya pelan separuh mengantuk. Daiki refleks menutup mulut Yuya karena Inoo hampir terbangun.
"Ayo pindah. Kau tidur di atas saja denganku"
"Hng? Kenapa? Aku tidur di bawah saja Daichan... Disini g sempit kok", ucap Yuya sambil memejamkan mata.
"Aku... Hari ini aku takut tidur sendirian. Temani aku..."
Mata Yuya mulai separuh terbuka. "Tapi, tempat tidurmu kan single bed Daichan... Kalo 2 org bakal tidak muat"
"Cukup kok. Ayolah Yuya... Temani aku...", pinta Daiki sambil memasang puppy eyes dan raut wajah seperti orang ketakutan.
Yuya yang kasihan melihat Daiki seperti itu akhirnya menuruti permintaan Daiki. Mereka berdua kini tidur bersama di atas ranjang. Yuya kini tidur sambil membelakangi Daiki.
"Yuya...", panggil Daiki pelan sambil mencolek punggung Yuya.
"Apa?", jawab Yuya.
"Hadap sini donk", pinta Daiki. "Aku takut"
Yuya akhirnya berbalik menghadap Daiki. Daiki tersenyum puas dan memejamkan matanya dengan Tenang setelah melihat Yuya terlelap di hadapannya.
Tamat.
Mereka berlima masih bingung bagaimana caranya mereka berlima tidur. Kamar Daiki sebenarnya tidak terlalu sempit dan cukup puas. Akan tetapi, kamar itu kini terlihat sempit dengan kehadiran 5 orang.
"Kau tidur saja diatas Daichan. Karena kami menumpang disini, kami berempat tidur di bawah saja", ucap Yabu memutuskan.
"Tapi, aku tidak enak dengan kalian... Aku ikut tidur di bawah saja", Daiki merasa segan membiarkan keempat temannya tidur di bawah.
"Kalau kau ikut tidur di bawah, kami yang kesempitan. Sudahlah kau tidur di atas saja", tambah Inoo diikuti dengan anggukan Yuya dan Hika.
Daiki pun menyerah. Dia berbaring tidur di atas. Dia kemudian melihat teman-temannya yang sibuk dengan urutan tempat tidur. Setelah melakukan hompimpa dan suit, mereka berempat pun sudah mendapatkan posisi tidur masing-masing.
Hika harus tidur di samping pintu karena dia kalah. Secara berurutan posisi tempat tidur mereka dimulai Dari Hika adalah Yabu, Yuya, dan Inoo. Karena Inoo selalu menang, makan dia pantas mendapatkan tempat di dekat AC.
"Nah, Ayo tidur", ucap Yuya sambil melepas atasannya. Ini sudah kebiasaan Yuya sebelum tidur. Seluruh member BEST tahu itu.
Hika berbaring menghadap pintu. Yabu berbaring telentang sambil mengenakan penutup kepala. Yuya dan Inoo tidur saling berhadapan satu sama lain. Daiki yang melihat posisi tidur teman-temannya mulai sedikit resah. Apalagi saat melihat posisi Yuya dan Inoo yang sangat dekat. Berkali-kali dia berusaha memejamkan mata, tapi matanya terus terfokus pada Inoo dan Yuya.
Karena tidak Tenang, Daiki pun memutuskan untuk membangunkan Yuya. Daiki mencubit pelan kaki Yuya. "Yuya... Sst.. yuya", bisik Daiki pelan.
"Hng? Daichan? Ada apa?", ucap Yuya pelan separuh mengantuk. Daiki refleks menutup mulut Yuya karena Inoo hampir terbangun.
"Ayo pindah. Kau tidur di atas saja denganku"
"Hng? Kenapa? Aku tidur di bawah saja Daichan... Disini g sempit kok", ucap Yuya sambil memejamkan mata.
"Aku... Hari ini aku takut tidur sendirian. Temani aku..."
Mata Yuya mulai separuh terbuka. "Tapi, tempat tidurmu kan single bed Daichan... Kalo 2 org bakal tidak muat"
"Cukup kok. Ayolah Yuya... Temani aku...", pinta Daiki sambil memasang puppy eyes dan raut wajah seperti orang ketakutan.
Yuya yang kasihan melihat Daiki seperti itu akhirnya menuruti permintaan Daiki. Mereka berdua kini tidur bersama di atas ranjang. Yuya kini tidur sambil membelakangi Daiki.
"Yuya...", panggil Daiki pelan sambil mencolek punggung Yuya.
"Apa?", jawab Yuya.
"Hadap sini donk", pinta Daiki. "Aku takut"
Yuya akhirnya berbalik menghadap Daiki. Daiki tersenyum puas dan memejamkan matanya dengan Tenang setelah melihat Yuya terlelap di hadapannya.
Tamat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar